Budzaemon Uncensored!: Kuning, Biru, Item

all about budzaemon & uncensored....

Saturday, June 03, 2006

Kuning, Biru, Item

Hayo ada yang tau ga tebak2an di atas, kuning, biru item? Orang negro BAB di rumput (salah itu mah kuning, ijo, item he3x...) jawabannya yang bener Oom Rossi Ngepot di Aspal (maksaaa...) Jelang GP Itali, Kini Rossi sudah semakin mantap untuk serius di MotoGP, terbukti dengan diperpanjangnya kontrak Rossi dengan Tim Yamaha. Kebimbangannya untuk pindah ke F1 pun sekarang sudah tiada lagi. Akibat pernyataan Alonso, Rossi sempet angot untuk benar2 pindah ke F1, namun akhirnya Rossi sadar bahwa memang tugasnya di MotoGP yang telah dirintisnya susah payah sejak kecil (eh Rossi dulu pernah balap motomini, itu lho yang motor kecil 65cc yang sekarang mulai marak di Indonesia). Selain itu sekarang Rossi merasa dapat tantangan baru dari para Young Guns yang meramaikan arena MotoGP, sebut saja Dani Pedrosa, bintang muda spanyol juara GP250 ini mampu membelalakan mata dunia dengan debut pertamanya di MotoGP mampu beberapa kali berdiri di podium (ha3x.. gw sempet mo pindah haluan ngefans ama nih bocah, gile Man masih muda banget, n bodynya ga beda jauh beratnya ama gw he3x.. termasuk pembalap langsing). Di tanah kelahirannya ini, harga diri the Doctor tampaknya akan benar2 dipertaruhkan setelah beberapa kali gagal mencapai podium. Apalagi di GP terakhir kemarin tiba2 tunggangannya mati tanpa tanda2 terlebih dahulu. Menurut beberapa situs sport dunia, motor Rossi mati disebabkan sistem pengapian dapur pacu yang tidak benar. Yah maklum saja Tim Yamaha di awal musim ini dipusingkan masalah rangka yang bergetar, disebabkan tidak mampu menahan beban mesin YZF M1 2006 ini. Tenaga mesin yang besar ternyata tidak dibarengi dengan riset rangka yang benar sehinga di awal musim ini Rossi berkali2 terseok2 mengahdapi tenaga M1 2006. Sempat terbersit untuk kembali menggunakan mesin M1 2005 tapi entah tak ada kabar lagi, yang jelas sekarang persoalan rangka sudah berhasil diatasi. Namun keberhasilan ini memakan ‘korban’, akibat terlalu konsentrasi pada masalah konstruksi rangka, sistem pengapian seolah terabaikan yang menyebabkan mesin mati seperti pada seri lalu. Sebagai fans, gw melihat sepertinya Rossi sekarang benar2 menghadapi tekanan berat. Di satu sisi dia harus mempertahankan gelar juaranya (masih mampu ga ya ngejar poin?) di sisi lain dia juga ‘berhutang’ pada Yamaha untuk riset motor terutama untuk mesin 800cc yang konon akan menjadi regulasi standar musim depan. (Info MotoGP sekarang memiliki cc 990). Untuk mesin 800 cc ini dikabarkan Tim Honda adalah tim yang paling siap (nah lho). Hmm.. ga percuma Rossi menyandang julukan The Doctor, kepiawaiannya dalam meriset tunggangan pasti mampu mengatasi ini semua, lalu soal gelar juara? Easy Man, Gw yakin klo tunggangan beres (bilang ke tim donk, gw kalah gara2 motor jelek nih, teknisi goblog.. he3x..) Rossi bakal berdiri di podium. Kemampuan balapnya tidak diragukan, apalagi The Doctor memacu motornya di sirkuit dengan otak. Artinya dia ahu apa yang harus dilakukan di sirkuit. (misal ketika dia sadar motornya kalah cepat dengan tim Honda dan tak akan mampu menyusul, dengan cerdiknya Rossi mencuri angin motor di depannya, dan ketika tikungan dengan berani dia terus memacu gas dan telat mengerem, hingga mampu mendahului Honda di depannya. Hal ini yang sempat membuat Hayden, joki Honda, frustasi dengan menyebut Rossi sebagai joki gila yang tidak pernah mengerem.) Oke Deh Rossi jelang GP Itali, mudah2an masalah teknis motor beres, ketika motor beres, urusan di sirkuit pasti lancar, ga peduli start dari posisi berapa aja.. (terbukti Rossi ini mampu mengejar posisi walaupun start dari pole position yang lumayan terbelakang, itu semua lagi karena menggunakan otak plus nyali yang gede). Nonton yah besok minggu jam 17.00 di TV7 he3x...(jadi promosi) (diolah dari berbagai sumber) Catatan : munculnya bintang2 muda di kancah motoGP ternyata membuat ajang ini makin seru sebab otomatis tidak ada lagi dominasi pembalap senior seperti Rossi. Ditambah persaingan tim yang tak kalah seru. Mumpung seri ini masih panjang hayo ikutan tenggelam di bisingnya raungan gas MotoGP.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home